- Home
- Member
- sahotri
- sahotri's entries
- Pekerjaan Sambilan
Pekerjaan Sambilan
- 187
- 4
- 2
Hari ini, saya mau menulis tentang pekerjaan sambilan mahasiswa di Jepang.
Kalau dibandingkan dengan Jepang, mahasiswa Indonesia susah mendapatkan uang.
(Meski bukan hanya mahasiswa yang susah mendapatkan uang.)
Misalnya kalau di Jepang, saya dapat memperoleh uang dengan cara perkerjaan sambilan( = part-time job, アルバイト).
Peluangnya cukup banyak, sebagian besar dari jenis pekerjaan sambilan adalah pelayan di kafe, restoran, "convenience store"( = コンビニエンスストア、コンビニ) bar yaitu tempat minum alkohol.
Kalau bekerja di jafe yang ada di pusat Tokyo, kami bisa mendapatkan 950 yen per jam.
Ini contoh teman saya :
950 yen × 4 jam × 3 kali dlm seminggu = 11.400 yen
11.400 yen × 4 minggu(1bulan) =45.600 yen
Dia setiap bulan mendapatkan uang sejumlah ini. Dia memakai uang untuk membayar biaya HP, menabung di bank, acara makan atau minum dengan teman-teman serba membeli pakaian baru.
Ini contoh teman saya lain :
Dia bekerja di toko alat elektronik.
Tugasnya mengiklankan promosi dan menjual HP, TV, MP3 player dengan sebagainya.
Dia bekerja hanya pada akhir pekan dan hari raya yaitu hari yang toko paling ramai.
Dia memdapatkan 1.500 yen per jam.
1.500 yen × 8 jam = 12.000 yen
12.000 × 2 hari × 1 bulan = 96.000 yen
Dia diberikan beasiswa yang pinjam untuk kuliah.
Dia memenuhi biaya sehari-hari dengan pendapatan dari pekerjaan sambilan ini.
Seperti di atas saya sudah jelaskan, asal ada keinginan dan upaya, di jepang tidak begitu susah bahwa mahasiswa memdapatkan uang.
Namun, di Indonesia peluang tidak banyak dan uang yang akan didapatkan juga tidak besar, padahal mereka menginginkan dan memperlukan.
Saya kecewa lihat keadaan seperti ini.
Tetapi, ada juga teman-teman yang berusaha misalnya berbisnis sendiri.
Saya merasa pikiran mereka lebih mandiri daripada mahasiswa jepang.
Teman-teman tersebut berpikir-pikir tentang gimana "cara" untuk mendapatkan uang.
Sementara ini, kami tidak usah berpikir-pikir seperti itu.
Karena kami tinggal memilih pekerjaan sambilan.
Lingkungan ekonomi di antara Jepang dan Indonesia adalah berbeda.
Oleh karena itu, sebenarnya mungkin ada beberapa masalah untuk dibahaas seperti ini..
Saya minta maaf, belum ada kesimpulan tentang topik ini.
Saya cuma coba menjelaskan sebagian kehidupan sehari-hari mahasiswa jepang.
Kalau ada kesalahan di dalam pergertian saya, tolong beritahu.
Terima kasih atas Anda sudah membaca ini... :)
Kalau dibandingkan dengan Jepang, mahasiswa Indonesia susah mendapatkan uang.
(Meski bukan hanya mahasiswa yang susah mendapatkan uang.)
Misalnya kalau di Jepang, saya dapat memperoleh uang dengan cara perkerjaan sambilan( = part-time job, アルバイト).
Peluangnya cukup banyak, sebagian besar dari jenis pekerjaan sambilan adalah pelayan di kafe, restoran, "convenience store"( = コンビニエンスストア、コンビニ) bar yaitu tempat minum alkohol.
Kalau bekerja di jafe yang ada di pusat Tokyo, kami bisa mendapatkan 950 yen per jam.
Ini contoh teman saya :
950 yen × 4 jam × 3 kali dlm seminggu = 11.400 yen
11.400 yen × 4 minggu(1bulan) =45.600 yen
Dia setiap bulan mendapatkan uang sejumlah ini. Dia memakai uang untuk membayar biaya HP, menabung di bank, acara makan atau minum dengan teman-teman serba membeli pakaian baru.
Ini contoh teman saya lain :
Dia bekerja di toko alat elektronik.
Tugasnya mengiklankan promosi dan menjual HP, TV, MP3 player dengan sebagainya.
Dia bekerja hanya pada akhir pekan dan hari raya yaitu hari yang toko paling ramai.
Dia memdapatkan 1.500 yen per jam.
1.500 yen × 8 jam = 12.000 yen
12.000 × 2 hari × 1 bulan = 96.000 yen
Dia diberikan beasiswa yang pinjam untuk kuliah.
Dia memenuhi biaya sehari-hari dengan pendapatan dari pekerjaan sambilan ini.
Seperti di atas saya sudah jelaskan, asal ada keinginan dan upaya, di jepang tidak begitu susah bahwa mahasiswa memdapatkan uang.
Namun, di Indonesia peluang tidak banyak dan uang yang akan didapatkan juga tidak besar, padahal mereka menginginkan dan memperlukan.
Saya kecewa lihat keadaan seperti ini.
Tetapi, ada juga teman-teman yang berusaha misalnya berbisnis sendiri.
Saya merasa pikiran mereka lebih mandiri daripada mahasiswa jepang.
Teman-teman tersebut berpikir-pikir tentang gimana "cara" untuk mendapatkan uang.
Sementara ini, kami tidak usah berpikir-pikir seperti itu.
Karena kami tinggal memilih pekerjaan sambilan.
Lingkungan ekonomi di antara Jepang dan Indonesia adalah berbeda.
Oleh karena itu, sebenarnya mungkin ada beberapa masalah untuk dibahaas seperti ini..
Saya minta maaf, belum ada kesimpulan tentang topik ini.
Saya cuma coba menjelaskan sebagian kehidupan sehari-hari mahasiswa jepang.
Kalau ada kesalahan di dalam pergertian saya, tolong beritahu.
Terima kasih atas Anda sudah membaca ini... :)
Latest entries
| ひらがなタイムズの翻訳 (5) |
| Pesta Kampus (5) |
| kangen!! (7) |
| Hepi mbretde !! (1) |
| Pekerjaan Sambilan (6) |
Entries by Month
| 2010 |
|---|
| November (3) |
| May (2) |
(Meski bukan hanya mahasiswa saja yang susah mendapatkan uang.)そうです!(笑)
Misalnya kalau di Jepang, saya dapat memperoleh uang dengan cara perkerjaan bekerja sambilan ( = part-time job, アルバイト).
Peluangnya cukup banyak, sebagian besar dari jenis pekerjaan sambilan adalah pelayan di kafe, restoran, "convenience store"( = コンビニエンスストア、コンビニ) bar yaitu atau tempat minum alkohol.
Kalau bekerja di jcafe yang ada di pusat Tokyo, kami bisa mendapatkan 950 yen per jam.
Ini contoh teman saya yang lain :
Dia diberikan beasiswa yang pinjam untuk kuliah.?どういう意味ですか
Seperti di atas saya yang sudah saya jelaskan diatas, asal ada keinginan dan upaya, di jepang tidak begitu susah bahwa bagi mahasiswa untuk memndapatkan uang.
Lingkungan ekonomi di antara Jepang dan Indonesia adalah berbeda.
Oleh karena itu, sebenarnya mungkin ada beberapa masalah seperti ini untuk dibahaas seperti ini..
Kalau ada kesalahan di dalam pergertian saya, tolong beritahu.
Terima kasih atas Anda sudah membaca jurnal ini...
インドネシア語がすごく上手いですね~
そして、インドネシアことにも詳しいです。
もしかして、インドネシアで留学生していますか?
memang enak ya di jepang...
Dia setiap bulan mendapatkan uang sebanyak ini.
Dia memakai uang untuk membayar biaya HP, menabung di bank, acara makan atau minum dengan teman-teman serta membeli pakaian baru.
Tugasnya mengiklankan promosi dan menjual HP, TV, MP3 player dan sebagainya.
Dia bekerja hanya pada akhir pekan dan hari raya yaitu hari di mana toko paling ramai.
Dia mendapatkan 1.500 yen per jam.
Dia mendapat beasiswa untuk kuliah.
Namun, di Indonesia peluang untuk bekerja sambilan tidak banyak dan uang yang akan didapatkan juga tidak besar, padahal mereka menginginkan dan memerlukannya.
Saya kecewa melihat keadaan seperti ini.
Sementara ini, kami tidak perlu berpikir-pikir seperti itu.
Saya cuma mencoba menjelaskan sebagian kehidupan sehari-hari mahasiswa jepang.
kerja sambilan gajinya banyak yaa
Saya setuju dengan koreksi di atas, tapi jangan lupa, saat menulis kata "Jepang", huruf "J"-nya ditulis pakai huruf besar ya~ ^^
Dari dulu saya selalu cemburu pada para pelajar di Jepang yang bisa mencari pekerjaan sambilan dengan mudah. T_T
Terima kasih banyak semuanya atas perbaikan kesalahan saya.
>Deni
terima kasih banyak.
ya,saya belajar di indonesia. tapi sebentar lagi balik ke Jepang..sayang sekali>__<
>アクイ
iya..tetapi di indonesia, kalau ada ide, masih ada peluang untuk buka bisnis sendiri ya? dan sudah ada mahasiswa yang berusaha dengan ide sendiri. hebat dan kreatif!
>daiichihime
>nee-chan
minta maaf sekali ada beberapa kesalahan yang sama dengan jurnal kemarin>_<
-----------------------------------
Contoh gaji di dalam karangan saya bukan rata-rata. malah gajinya termasuk yang paling tinggi.
biasanya di pusat tokyo pendapantan pekerjaan sabilan paling tinggi.
di sisi lain, di kampung rendah sekali. di コンビニ bisa 650-750yen/jam.
tetapi, karena ada pilihan untuk dapat uang, para mahasiswa jepang beruntung.
saya menyesal karena perbedaannya cuma gara-gara negara yang kita tinggal.
Terima kasih banyak semuanya atas perbaikan kesalahan saya.
>Deni
terima kasih banyak.
ya,saya belajar di indonesia. tapi sebentar lagi balik ke Jepang..sayang sekali>__<
>アクイ
iya..tetapi di indonesia, kalau ada ide, masih ada peluang untuk buka bisnis sendiri ya? dan sudah ada mahasiswa yang berusaha dengan ide sendiri. hebat dan kreatif!
>daiichihime
terima kasih banyak.
iya..tetapi memang tugasnya berat, kadang-kadang bisa ganggu berkuliah.
tapi kalau uangnya dihabiskan cuma untuk bermain, percuma sekali.
walaupun tidak punya uang, sebenarnya kita bisa mendapatkan pengalaman yaa..
>nee-chan
minta maaf sekali ada beberapa kesalahan yang sama dengan jurnal kemarin>_<
-----------------------------------
Contoh gaji di dalam karangan saya bukan rata-rata. malah gajinya termasuk yang paling tinggi.
biasanya di pusat tokyo pendapantan pekerjaan sabilan paling tinggi.
di sisi lain, di kampung rendah sekali. di コンビニ bisa 650-750yen/jam.
tetapi, karena ada pilihan untuk dapat uang, para mahasiswa jepang beruntung.
saya menyesal karena perbedaannya cuma gara-gara negara yang kita tinggal.